Visa vs SGAC
Persyaratan visa Singapura
Visa dan Kartu Kedatangan Singapura adalah dua hal berbeda. Banyak pengunjung jangka pendek bebas visa. Berikut cara menentukan mana yang berlaku untuk Anda.
Last updated: 2026-04-26
Masuk bebas visa
Sebagian besar negara Barat
Umumnya 30 sampai 90 hari
SGAC wajib
Hampir semua orang
Bebas visa atau tidak
Biaya visa
Tergantung kewarganegaraan
Ditetapkan ICA Singapura
Halaman ini tentang visa Singapura, bukan SGAC. SGAC adalah deklarasi kedatangan terpisah yang wajib bagi semua orang, bahkan pelancong bebas visa. Lihat SGAC vs visa jika tidak yakin yang mana Anda perlukan.
Aturan dasarnya
Singapura membagi pengunjung ke tiga kelompok:
- Pelancong bebas visa dapat masuk untuk wisata atau bisnis singkat tanpa visa, cukup paspor yang masih berlaku
- Pelancong yang perlu visa harus mengajukan visa sebelum bepergian
- Pengunjung jangka panjang (kerja, studi, reuni keluarga) memerlukan pas terpisah, terlepas dari kewarganegaraan
Untuk kelompok 1 dan 2, SGAC tetap wajib. Aturan visa tidak terkait dengan aturan SGAC.
Siapa yang bebas visa untuk Singapura
Warga negara berikut umumnya dapat masuk Singapura selama 30 sampai 90 hari tanpa visa untuk wisata atau bisnis singkat:
Asia-Pasifik: Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Makau, Taiwan, Brunei, Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, Vietnam
Eropa: Semua negara anggota Uni Eropa, Inggris, Swiss, Norwegia, Islandia, Liechtenstein, Monako, San Marino, Vatikan
Amerika: AS, Kanada, Argentina, Brasil, Chile, Kolombia, Kosta Rika, Meksiko, Peru, Uruguay, dan sebagian besar negara Amerika Selatan dan Karibia
Timur Tengah: Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, UEA, Israel
Afrika: Afrika Selatan, Mauritius, dan beberapa lainnya
Daftar ini tidak lengkap, dan aturan berubah. Periksa halaman visa resmi ICA Singapura atau tanyakan kedutaan Singapura terdekat untuk informasi terkini.
Siapa yang perlu visa Singapura
Kewarganegaraan berikut umumnya perlu visa untuk masuk ke Singapura:
- Tiongkok (daratan), India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Myanmar, Nepal, Bhutan
- Rusia, Belarusia, Ukraina, Kazakhstan, Uzbekistan, Turkmenistan, Tajikistan, Kirgistan
- Sebagian besar negara Afrika di luar daftar bebas visa
- Iran, Irak, Suriah, Lebanon, Yaman
- Kuba, Korea Utara
Sekali lagi, daftar ini tidak lengkap. Sumber resminya adalah ICA Singapura. Sebagian pelancong dari negara-negara ini mungkin memenuhi syarat untuk skema e-visa, yang lebih cepat dari visa kedutaan tradisional.
Cara mengurus visa Singapura
Dua jalur:
- Melalui kedutaan Singapura di negara Anda. Jalur standar, biasanya 1 sampai 4 minggu.
- Melalui agen e-visa resmi. Lebih cepat, biasanya beberapa hari kerja.
Kami tidak memproses pengajuan visa. Dua situs mitra kami yang menanganinya:
- Singapore Visa Online untuk pengajuan visa wisata dan bisnis standar
- Singapore eVisa untuk pemrosesan e-visa yang dipercepat
Keduanya perusahaan independen. Penyebutan ini untuk kemudahan Anda, bukan rekomendasi berbayar.
Yang kami tangani (dan tidak)
SGAC Online hanya menangani kartu kedatangan. Kami mengajukan SGAC ke ICA dalam jendela 72 jam pra-kedatangan seharga USD 30 per pelancong, dengan diskon grup untuk 2 orang atau lebih.
Kami tidak memproses visa. Jika Anda perlu visa dan SGAC (kasus umum bagi kewarganegaraan yang perlu visa), urus visa terlebih dahulu lewat kedutaan atau salah satu situs mitra kami, lalu ajukan SGAC mendekati kedatangan.
Kategori visa yang mungkin Anda temui
Sebagai referensi jika Anda meneliti:
- Visa wisata (sekali atau beberapa kali masuk, 30 sampai 90 hari)
- Visa bisnis (durasi serupa, untuk pertemuan, konferensi, perjalanan kerja singkat)
- Visa transit (sebagian kewarganegaraan memenuhi syarat transit bebas visa meski masuk penuh memerlukan visa)
- Student's Pass, Employment Pass, S Pass, Dependant's Pass (jangka panjang, proses terpisah)
Untuk pas jangka panjang, pengajuan biasanya dimulai oleh pemberi kerja atau institusi pendidikan Anda di Singapura, bukan oleh Anda langsung.